Bersama Martogi Sitohang, World Music Toba Caldera Festival 2016 di 7 Daerah

Kerinduan Martogi Sitohang pemusik yang dikenal dengan “Seruling sang guru” ini akan mewujudkan World Music Toba Caldera Festival 2016. Festival yang akan diselengarakan inilangsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat batak sedunia, agar musik tradisional batak dapat terus lestarikan.

Dan bukan itu saja, diharapkan pemusik, dan musik batak dapat terus mendunia, bersamaan dengan pelestarian Danau toba. Dalam akun face booknya, Martogi Sitohang telah “mengkampanyekan” hal ini (bermusik mengelilingi Danau Toba), festival ini nantinya akan mengelilingi 7 daerah yang berada sekitar kawasan Danau Toba.

Martogi Sitohang
“Danau Toba Memanggil, Wujudkan Impian dan sampaikan salam rindu ke Danau Biru. World Music Toba Caldera Festival. Samosir,Taput,Tobasa,Humbahas,Dairi,Tanah Karo,Simalungun. 29 Mei sd 4 Juni 2016. Ayo bergabung..,”kata Martogi Sitohang, Rabu ( 16/3/2016).

Martogi Sitohang yang terus tanpa lelah akan memajukan musik dan pelestarian budaya batak, mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia bahkan manca dunia, hal ini dibuktikan, dengan akan diadakannya World Music Toba Caldera Festival 2016, sambutan hangat terus berdatangan dari pada nitizen.

“Mari mimpikanlah bersama segera akan hadir SEKOLAH MUSIK level dunia di Tano Batak.. segala orang dari segala bangsa dan penjuru dunia berbondong bondong belajar musik disini.. !!!, MUSIK adalah BAHASA DUNIA !!,”ujar pemilik face book Sabar Mangadu Tambunan mengkomentari akan diselengarakannya World Music Toba Caldera Festival 2016 .

Martogi Sitohang dari Yayasan Pelestarian Musik Batak bersama Bpk Darwin Siagian(Seruling Parorot)
Dalam sebuah acara dengan Bupati Tobasa
Martogi telah mempersiapkan dengan matang World Music Toba Caldera Festival 2016, bahkan beberapa lokasi terselengaranya festival ini telah dilakukan peninjauan (survei).

“Survey lokasi WORLD MUSIC TOBA CALDERA FESTIVAL 2016. Konser musik di atas Kapal keliling Danau Toba destinasi 7 kabupaten.”jelas Martogi Sitohang yang baru saja mendirikan Yayasan Pelestarian Musik Batak. dengan SK Kemenhumkam Republik Indonesia pada 9 Maret 2016, disesuaikan juga dengan moment Tahun baru Batak Artia sipaha Sada, yang juga adalah hari Musik Indonesia, dan pada saat itu juga timbul fenomena dunia Gerhana Matahari.

“Semoga sukses Dan semua element dgn 7 kqbupaten bonapasogit bisa bekerja sama utk acara penyelenggaraan akkbar ini,” ucap Tomson Siregar mendukung di face book Martogi Sitohang.

Laporan : DTC_ tagor
Lokasi : Samosir_ 17 Maret 2016

No comments

Powered by Blogger.