Tingkatkan Seni, Budaya dan Pariwisata, Sekolah ini kerjasama Berbagai Lembaga

SIMALUNGUN, SMK Negeri Seni dan Budaya Raya yang berada di Pematang Raya kini terus mengali potensi siswanya, ini dibuktikan beberapa kali siswa SMK ini diundang diberbagai event pertunjukan bertaraf Nasional maupun internasional.

Sekolah yang digagas Bupati Simalungun JR. Saragih tahun 2012, kini  semakin berkembang dan diminati masyarakat ini dibuktikan banyak masyarakat khususnya orang tua murid yang menyekolahkan anaknya ditempat ini.

Riati Purba, SPd, MSi kepala sekolah SMK Negeri Seni dan Budaya Raya bersama siswa Berpakaian Adat Simalungun
Riati Purba, SPd, MSi kepala sekolah SMK Negeri Seni dan Budaya Raya kepada lintaspublik.com Rabu (20/3/2019) mengatakan, SMK ini sudah semakin banyak peminatnya, dan bahkan siswa yang berada disekolah ini sudah banyak yang masuk universitas negeri, dan ada yang menjadi TNI dan Pendeta.

"Dulu sekolah ini digagas JR. Saragih sebagai Bupati pada tahun 2012, kami pada saat itu langsung diutus studi banding ke Jawa bagaimana mendirikan sekolah seni dan budaya, dan pada tahun 2014 barulah bisa menerima siswa baru, dan saat ini alumninya sudah banyak, ada yang lanjut kuliah ke universitas negeri, ada jadi TNi dan juga ada jadi pendeta,"ungkap  Riati Purba.


Kelas Musik keyboard (Piano)
Riati Purba alumni IKIP Negeri Medan 1989 jurusan Seni, Drama dan Musik menjelaskan, kini sekolah SMK Negeri Seni dan Budaya Raya sudah semakin berkembang, ini dibuktikan dengan terisinya 5 lokal dengan siswa sebanyak 102 siswa.

Kepala sekolah yang suka mengali siswa kreatif siswanya ini menambahkan, siswa yang menumpuh pendidikan di SMK Negeri Seni dan Budaya Raya bukan hanya belajar musik dan seni budaya saja, tapi pelajaran formal lainnya seperti matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan pelajaran lainnya juga ada disekolah ini.

"Kita sebenarnya sama seperti sekolah SMK lainnya ada pelajaran umum juga, jadi kalau mau melanjutkan sekolah atau kuliah juga bisa, banyak sudah tamatan sekolah ini yang kuliah di universitas negeri dan jalurnya pun jalur umum, artinya siswa ikut tes, dan telah puluhan orang murid yang sekarang kuliah di universitas negeri di Sumatera Utara dan Jawa, dan bahkan sekolah ini ikut kelas Bela Negara,"kata Riati Purba.

Belajar Musik Gitar.
Menurut Riati Purba sekolah  SMK Negeri Seni dan Budaya Raya semakin diminati karena banyak keunggulan dari SMK lainnya.

"Disekolah ini banyak keunggulannya, pelajaran umum ada, jadi siswa tidak ketinggalan dengan pelajaran pada umumnya, dan keunggulannya siswa dapat mahir bermain musik, mulai Piano, Gitar, Saxephone, Drum, Trompet, dan tahu bagaimana aturan memakai pakaian adat Sumatera Utara lainnya. Semua kelas musik diajar guru-guru yang sudah ahli dibidangnya,"ujarnya.

Prestasi dan kerjasama Pengembangan

Untuk meningkatkan prestasi dan mengembangkan bakat siswa, SMK Negeri Seni dan Budaya Raya kini bekerjasama dengan berbagai lembaga, baik pemerintah, swasta, maupun dinas Pariwisata.

Siswa belajar musikterompet
 "Ada beberapa lembaga yang kami ajak kerjasa untuk mengembangkan bakat siswa, baik lembaga BUMN, Gereja, Lembaga Adat, maupun dinas Pariwisata Simalungun dan Pariwisata Sumatera Utara,"terang Riati Purba.

Pada saat acara Rondang Bintang di Simalungun SMK Negeri Seni dan Budaya Raya tidak pernah absen mengikuti lomba seni dan budaya, bahkan sekolah yang telah memiliki siswa sebanyak 102 orang selalu juara Rondang Bintang.


kelas menari
Bukan itu saja, pada saat acara puncak Sidang Raya United Evangelical Mission (UEM) di Simalungun September 2018 menampilkan beberapa babak pertunjukan Seni Budaya Simalungun.

Demikian juga pada saat acara puncak jubelium GKPS 115 tahun SMK Negeri Seni dan Budaya Raya ambil bagian dalam paduan suara dan Orkestra. Siswa SMK Negeri Seni dan Budaya Raya juga pernah dipanggil mengikuti paduan suara Gita BBahana di istana presiden tahun 2015.

"Intinya sekolah ini bukan saja akan melestarikan budaya, tapi kita turun mengembangkan pariwisata budaya,"ujarnya.

Akreditasi B dan Peningkatan Kesejahteraan Guru

 Kreatifitas siswa SMK Negeri Seni dan Budaya Raya saat Pentas Seni.
Untuk terus mendorong kwalitas kemampuan siswa. sekolah SMK Negeri Seni dan Budaya Raya terus meningkatkan kwalitasnya, dan pada pada tahun 2018 telah dinyatakan SMK Negeri Seni dan Budaya Raya telah berjenjang akreditasi B.

"Kwalitas dan perlengkapan sekolah terus kita perbanyak, sehingga mutu lulusan SMK Negeri Seni dan Budaya Raya benar-benar siap pakai dunia kerja dan keahliannya,"ucap Riati Purba meminta agar masyarakat dapat lebih memahami bahwa kwalitas tamatan SMK Negeri Seni dan Budaya Raya bukan hanya mahir bermain musik, tapi juga teruji ilmu pengetahunnya.

Riati Purba kepala sekolah SMK Negeri Seni dan Budaya Raya saat mengunjungi siswa mengikuti Bela Negara
Demikian juga harapan Riati Purba sebagai pemimpin di SMK Negeri Seni dan Budaya Raya bagaimana meningkatkan kesejahteraan guru-gurunya disekolah itu.

"Kami optimis disamping sekolah SMK Negeri Seni dan Budaya Raya terus berkembang, saya yakin kesejahteraan guru-guru disekolah ini juga akan bertambah,"kata Riati, bahwa disekolahnya masih banyak guru yang honor agar peningkatan kesejahteraan gurunya diperhatikan pemerintah.

Membuka Jurusan Tata Busana

Siswa menari Tortor saat Pentas Seni di Riati Purba, SPd, MSi kepala sekolah SMK Negeri Seni dan Budaya Raya
Tahun ajaran 2019/2020 SMK Negeri Seni dan Budaya Raya akan membuka jurusan baru untuk satu kelas.

"Kita sudah mendapat standar jurusan, jadi tahun ini kita akan membuka kelas baru. Siswa yang akan kita terima tahun ini sekitar 100 orang siswa, baik jurusan Seni dan Budaya, maupun Tata Busana,"Kata Riati Purba mengakhiri pembicaraan.

Laporan : tagor_Simalungun

No comments

Powered by Blogger.