Ternyata Ayam Napinadar Makanan Khusus Raja?, Ini Resep dan Cara Masaknya

DANAU TOBA CENTER : Manuk napinadar atau ayam gota menjadi salah satu makanan khas Batak yang aku suka dan resepnya lumayan sering aku coba di rumah. Keunikan masakan satu ini lebih nikmat jika menggunakan ayam kampung dan dicampur dengan darah ayam. Aku akan menjelaskan cara memasak ayam pinadar atau dalam bahasa Batak sering disebut Padar atau Manuk Napinadar. Dalam tulisan ini ayam akan dicampur dengan gota. Gota adalah darah, jadi makanan ini dicampur menggunakan darah ayam itu sendiri dan diolah dengan cara yang berbeda.

BACA JUGA   Presiden Minta Rumah-rumah di Kawasan Danau Toba Dikembalikan ke Bentuk Aslinya


Beberapa orang tidak suka mencampur darah pada makanan ini karena memang mereka tidak memakan darah. Mau pakai gota atau tidak, resep bumbunya sama. Karena sudah lumayan sering mencoba masakan ini dan menurutku cara membuatnya tidak terlalu sulit. Yang terpenting bumbu yang digunakan lengkap.

Bahan – bahan untuk membuat ayam gota atau manuk napinadar 2 kg ayam kampung ( 2 ekor)

Darah dari 1 ekor ayam, campur dengan:

– 1 sdt garam
– 1 buah jeruk nipis

Bumbu halus yang disangrai:
  • 200 gram Kelapa Parut
  • 20 Siung Merah
  • 10 Siung Bawang Putih
  • 100 Lengkuas
  • Jahe 25 Kg
  • Kunyit 25 Kg
  • Serai 200 Gr
  • Cabai Rawit 150 Gram
  • Kemiri 10 Butir
  • Daun Jeruk 3 lembar
  • Andaliman
  • Merica /lada
  • garam sesuai selera

Awal Memasak :

Sebelum memulai memasak pastikan sudah mahir memotong ayam dulu yah.  Karena memang harus dipotong sendiri untuk dapat langsung mengambil darahnya, dan sudah lulus memotong ayam kampung.

Ciri khas dari makanan ini adalah rasa pedas dari andalimannya. Jadi tidak akan lengkap kalau tidak ada bahan yang satu ini.

Menikmati makanan Napinadar ini sedikit mengembalikan rasa rindu kita di Danau Toba atau pulau samosir. Makanan ini salah satu favorit dipesisr Danau Toba, karena banyak dihuta (kampung) di samosir atau Tapanuli yang memelihara Ayam kampung.

Ada juga menyebutkan makanan ini adalah makanan khusus "raja-raja batak", dan kebanyak saat ini makanan khusus ini disuguhkan kepada tamu yang dianggap terhormat (dihormati), dan banyak orang batak memberikan makanan ini kepada anak-anaknya (putra-putrinya) yang mendapat prestasi atau pekerjaaan baru, atau dapat dikatakan ada hal yang baru (semangat) yang diberikan oleh orang tua.
 
Inilah Cara Memasaknya : 

Pertama sekali potong ayam kampung dan pisahkan darah segarnya. Campur darah ayam dengan 1 sdt garam dan perasan jeruk nipis. Tujuannya supaya darah tidak membeku.

Bersihkan ayam sampai bersih dari bulu kemudian potong kecil-kecil. Dulu ayam ini kami panggang di bara api. Namun untuk cara yang lebih simpel bisa dipanggang di teflon anti lengket.

Panggang ayam sampai matang ke bagian dalam. Biasanya daging ayam akan berubah dari warna merah segar menjadi coklat. Tunggu sampai matang sempurna.

Kupas semua bumbu sesuai bahan yang sudah aku tulis di atas kecuali cabai dan andaliman. Resepnya hampir mirip dengan Resep Natinombur, Bumbu Ikan Bakar Khas Batak yang Enak. Bumbu yang disangrai akan menciptakan aroma yang sangat wangi dari semua bumbu.

Andaliman

Haluskan semua bumbu yang disangrai dan tidak disangrai. Bisa menggunakan ulekan atau blender. Aku lebih suka bumbu yang tidak terlalu halus.

Biasanya banyak orang batak bila memasak Ayam Napinadar selalau menyelipkan bumbu (makanan) Sira Pege (Jamuan makan Garam dan  Jahe/dimakan mentah dengan daging ayam panggang)


Berbagai sumber  

No comments

Powered by Blogger.